Senin, 25 Mei 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SMKS VIDYA SASANA, dengan hadirnya mantan Gubernur Kepulauan Riau Periode 2016–2019 sekaligus Staf Khusus Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Keagamaan / Tim Percepatan Pembangunan Daerah Gubernur Kepulauan Riau, Bapak Dr. Nurdin Basirun, S.Sos., M.Si., sebagai Pembina Upacara Bendera.

Dalam amanat upacara, beliau memberikan pembinaan dan motivasi kepada seluruh peserta didik agar terus semangat menuntut ilmu, disiplin, serta giat belajar demi meraih masa depan yang lebih baik. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, sopan santun, serta rasa cinta terhadap daerah dan bangsa Indonesia.
Suasana upacara berlangsung penuh semangat ketika Bapak Dr. Nurdin Basirun mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta didik seputar pengetahuan umum, sejarah daerah, dan wawasan kebangsaan. Peserta didik yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah langsung dari beliau sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Dalam penyampaiannya, beliau turut menjelaskan sejarah terbentuknya Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun, serta menanamkan rasa bangga kepada generasi muda terhadap daerah tempat tinggal mereka. Beliau juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki wilayah kepulauan sangat luas dan strategis.

Selain itu, beliau menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan hasil bumi, sumber daya alam, serta keberagaman budaya yang harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda sebagai penerus bangsa.

Setelah pelaksanaan upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah di gedung pertemuan sekolah bersama jajaran pimpinan sekolah dan yayasan. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Yayasan Ibu Santi, Kepala Bidang Sekolah Ibu Lissa, S.Ak., Kepala Sekolah Bapak Daud Gunawan, S.E., seluruh guru dan karyawan, serta peserta didik kelas X dan XI SMKS VIDYA SASANA.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan wawasan kebangsaan kepada seluruh peserta didik agar semakin semangat dalam belajar serta memiliki rasa cinta terhadap daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penulis :Helyadi Beni Tandiono
Tinggalkan Komentar